Senin, 08 April 2019

Hasil Belajar Siswa dan Faktor yang mempengaruhinya


Hasil Belajar Siswa

a.        Belajar
Belajar adalah proses alami yang dapat membawa perubahan pada pengetahuan, tindakan dan perilaku seseorang (Subur: 1). Belajar merupakan proses aktif, yang dimaksud proses aktif di sini bukan hanya aktivitas yang nampak seperti gerakan badan, akan tetapi juga aktivitas- aktivitas mental seperti proses berfikir, mengingat dan lain sebagainya. Belajar merupakan sebuah proses pengembangan pengetahuan, ketrampilan dan sikap yang terjadi ketika seseorang melakukan interaksi secara intensif dengan sumber-sumber belajar (Heinich dalam Subur, 2005: 1). Belajar adalah upaya merubah perfomansi yang tidak hanya terbatas pada aspek ketrampilan, tetapi juga meliputi fungsi-fungsi skill, persepsi, emosi, cara berpikir dan kecerdasan, sehingga menimbulkan performansi yang lebih baik (Degeng dalam Subur, 2015: 2). Dari uraian tersebut dapat disimpulkan bahwa belajar adalah suatu proses yang menyebabkan seseorang terjadi perubahan pada seseorang baik dari pengetahuan, tingkah laku, dan keterampilannya.
b.        Hasil Belajar
Hasil belajar adalah kemampuan-kemampuan yang dimiliki siswa setelah menerima pengalaman belajarnya (Sudjana, 2004: 22). Dengan kata lain hasil belajar adalah kemampuan, sikap, dan keterampilan yang diperoleh siswa setelah ia menerima pembelajaran yang diberikan oleh guru sehingga dapat mengonstruksikan pengetahuan itu dalam kehidupan sehari-hari. Menurut Gagne dalam Subur (2015: 11) bahwa hasil belajar ada lima, yaitu :
1.      Informasi verbal: yaitu hasil belajar yang berupa kemampuan untuk menyediakan respon yang bersifat spesifik terhadap stimulus yang spesifik pula.
2.      Keterampilan motoric: yaitu kemampuan yang berupa tindakan fisik dan penggunaan otot untuk melakukan tindakan, kemampuan eksekusi atau pelaksanaan suatu tindakan untuk mencapai hasil tertentu.
3.      Sikap atau attitude : yaitu kondisi internal yang dapat mempengaruhi pilihan individu dalam melakukan suatu tindakan.
4.      Keterampilan intelektual: yaitu kemampuan dalam melakukan analisis dan modifikasi simbol-simbol kognitif atau informasi.
5.      Strategi Kognitif: yaitu kemampuan metakognitif yang diperlihatkan dalam bentuk kemampuan berpikir tentang proses berpikir dan belajar bagaimana belajar.
Menurut Subur (2015: 11) bahwa keberhasilan pembelajaran dipengaruhi oleh banyak faktor baik yang bersifat internal maupun eksternal, teknis maupun nonteknis. beberapa hal yang mempengaruhi keberhasilan pembelajaran antara lain:
1.      Faktor guru
Dalam kultur pembelajaran di Indonesia, guru masih merupakan faktor dominan dan menentukan keberhasilan pembelajaran.

2.      Jumlah siswa
Semakin kecil jumlah siswa dalam kelas akan semakin membuat pembelajaran berkualitas, karena semakin tinggi dan intensitas interaksi edukatif yang terjadi antara siswa dan guru.
3.      Suasana kelas
Suasana kelas yang demokratif akan dapat memberi peluang lebih besar bagi terciptanya kondisi belajar yang efektif dan optimal dalam mencapai tujuan belajar.
4.      Fasilitas Pendukung
Tersedianya sarana pendukung terutama sumber belajar, bahan ajar dan media pembelajaran sangat membantu aktivitas dan efektifitas belajar siswa.
5.      Motivasi
Motivasi mampu mengatasi banyak hal yang menghambat keberhasilan belajar.
c.         Siswa
Siswa adalah komponen masukan dalam sistem pendidikan, yang selanjutnya diproses dalam proses pendidikan, sehingga menjadi manusia yang berkualitas sesuai dengan tujuan pendidikan nasional. Sebagai suatu komponen pendidikan, siswa dapat ditinjau dari berbagai pendekatan, antara lai: pendekatan sosial, pendekatan psikologis, dan pendekatan edukatif atau pedagogis.
Siswa merupakan pelajar yang duduk dimeja belajar setrata Sekolah Dasar maupun Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA). Siswa-siswa tersebut belajar untuk mendapatkan ilmu pengetahuan dan untuk mencapai pemahaman ilmu yang telah didapat dunia pendidikan. Siswa atau pesetra didik adalah mereka yang secara kh.usus diserahkan oleh kedua orang tuanya untuk mengikuti pembelajaran yang diselengarakan di sekolah, dengan tujuan untuk menjadi manusia yang berilmu pengetahuan, berketrampilan, berpengalaman, berkepribadian, berakhlak mulia, dan mandiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar